Rumah Sebenarnya

Berkutat pada pusaran terdengar masalah serupa mengalir tetesan luka melebihi arti dari air mata ingin ku seka wajahmu ibu.. bergelantung pada langit terdengar keegoisan serupa hanya itu yang ku tau darimu ayah.. lalu aku berharap pada malam coba mendaki walau terjal menjadi jalang karena penatku rinduku pada rumah sebenarnya _or- Nb: Tuhan memberi masalah yang [...]

tanya kata vanya

vanya berkata kepada hatinya “adakah waktu untukku tidur?” terlalu panas mataku melihat dunia terlalu banyak kupingku menerima kata-kata terlalu tajam mulutku mengeluarkan aroma terlalu lelah otakku berpikir akan logika perenungan malam seakan pagi menantang susul menyusul dirongga waktu

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.